Lainnya

3 Langkah Menggunakan BPJS Kesehatan untuk Rawat Jalan

Setiap pemegang kartu BPJS Kesehatan akan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis yang meliputi rawat jalan dan rawat inap. Namun, meskipun Anda memiliki kartu tersebut, Anda mungkin tidak tahu cara mengklaim pengobatan menggunakan BPJS untuk rawat jalan saat Anda membutuhkannya. Tenang. Kami akan menjelaskan semua detailnya di artikel ini.

Fasilitas kesehatan apa saja yang ditanggung oleh BPJS?

Mengutip situs resmi BPJS, setiap pemilik kartu BPJS alias Kartu Indonesia Sehat (KIS) akan mendapatkan akses layanan kesehatan sebagai berikut:

  1. Administrasi layanan.
  2. Pelayanan promotif dan preventif.
  3. Kontrol, penyembuhan, serta dialog kedokteran; tercantum jaga jalur.
  4. Aksi kedokteran non spesialistik, bagus operatif atau non operatif.
  5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai.
  6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis.
  7. Investigasi diagnostik laboratorium tingkat pertama.
  8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi.

Ketika semua persyaratan administrasi sudah lengkap, Anda bisa berobat tanpa harus mengeluarkan uang karena semua biaya ditanggung BPJS, termasuk obat-obatan. Namun, ada jenis obat tertentu yang tidak ditanggung oleh BPJS sehingga Anda harus membelinya sendiri.

Cara Klaim Pengobatan Menggunakan BPJS untuk Rawat Jalan

Sebagai pemilik kartu, Anda harus mengetahui tata cara berobat yang benar menggunakan BPJS agar tidak bingung ketika ingin mengklaimnya di kemudian hari.
Nah, berikut langkah-langkah yang perlu Anda ikuti jika ingin menggunakan BPJS untuk rawat jalan:

  1. Kunjungi FASKES 1

BPJS Kesehatan menerapkan sistem rujukan berjenjang. Jadi tidak bisa langsung datang ke rumah sakit hanya dengan membawa kartu BPJS untuk rawat jalan.
Pertama-tama Anda harus terlebih dahulu ke FASKES 1 (Fasilitas Kesehatan 1) yang meliputi dokter keluarga atau puskesmas dan klinik setempat, sesuai dengan yang Anda isi di formulir pendaftaran BPJS. Anda dapat melihat informasi di FASKES 1 tempat Anda terdaftar langsung di kartu BPJS Anda.
FASKES 1 adalah pintu gerbang pertama bagi Anda untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar. Jika sudah diperiksa di FASKES 1 dan ternyata masih bisa dirawat dan dirawat, tidak perlu ke rumah sakit.
Jika tidak, FASKES 1 dapat memberikan Anda surat rujukan berobat di fasilitas kesehatan tingkat lanjut (FKRTL) terdekat yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Rumah sakit rujukan biasanya dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang lebih mampu mendukung keluhan medis Anda.

  1. Perawatan di rumah sakit rujukan

Setelah Anda dirujuk ke rumah sakit mitra BPJS, semua pemeriksaan dan tindakan medis akan dialihkan ke rumah sakit ini. Dengan catatan : Bawa kartu BPJS, KTP, dan 1 surat rujukan FASKES saat akan berobat.
Anda dapat terus menggunakan BPJS untuk pengobatan rawat jalan sampai dokter yang merawat Anda menyatakan bahwa kondisi Anda stabil. Kalian serta bakal diserahkan pesan informasi yang menerangkan apabila kalian tengah mengerjakan penjagaan di rumah sakit referensi.
Ingat: Surat referensi tidak boleh hilang. Tanpa surat ini, Anda akan dianggap berobat menggunakan uang pribadi tanpa menggunakan klaim BPJS. Jadi Anda harus menunjukkannya setiap saat selama Anda masih rawat jalan menggunakan BPJS.
Jika dokter menyatakan bahwa kondisi Anda telah membaik, Anda akan dirujuk kembali ke FASKES awal dengan memberikan surat rujukan.

  1. Memperhatikan masa berlaku surat rujukan berobat jalan

Surat rujukan yang diberikan oleh FKTP memiliki masa berlaku yang terbatas. Ini berarti Anda tidak dapat menggunakan referensi sesuka Anda, kapan pun Anda mau. Surat rujukan umumnya dapat terus digunakan hingga tiga bulan sejak awal surat diterbitkan.
Selama belum kedaluwarsa, Anda tetap wajib berobat ke rumah sakit rujukan. Jika kondisi Anda belum membaik setelah 3 bulan, Anda dapat memperpanjang masa berlaku surat rujukan yang sama dengan mengulangi prosedur dari awal. Kembali ke FASKES tempat Anda terdaftar untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar dan memperbarui rujukan.3 Langkah Menggunakan BPJS Kesehatan untuk Rawat Jalan

Anda dapat menggunakan BPJS untuk pengobatan tanpa rujukan hanya untuk kasus darurat.

Untuk mendapatkan pengobatan gratis dengan BPJS, Anda harus mengikuti langkah-langkah di atas. BPJS tidak akan menanggung biaya pengobatan Anda jika Anda hanya membawa diri ke rumah sakit tanpa surat rujukan resmi.
Namun, untuk kasus gawat darurat yang bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani, Anda bisa langsung mendatangi rumah sakit mitra BPJS Kesehatan tanpa harus memiliki surat rujukan.

Apakah saya bisa mengadukan layanan selama menggunakan BPJS Kesehatan?

Setiap pemegang kartu BPJS berhak melaporkan keluhan atau ketidakpuasan atas pelayanan kesehatan yang diberikan dengan menghubungi call center BPJS Kesehatan 24 jam (1500400). Jika ingin lebih jelasnya bisa datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan terdekat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button